Sabu Raijua, Lontar, dan Arsitektur.

Buku

Sabu Raijua, Lontar, dan Arsitektur.

Rp. 180,000

Membangun bagi suku pulau sabu berinti pada Ammu. Ammu adalah sebutan bagi orang pulau Sabu untuk bangunan yang terhunikan. Uma adalah sebutan umum hunian sekaligus ranah bermukim bagi mereka yang tertaut budaya membangun Austronesia yang kini setiap tempat menetapnya telah mengukuhkan budaya benda dan tak bendanya. 


Lontar membiarkan dirinya dipakai seutuhnya melalui bagian-bagian yang mampu dimanfaatkan orang Sabu. Mereka memerlakukan lontar sebagai pendamping hidup. Mengolah bahan bangunan berdasarkan lontar tentu mengikuti kehendak bahan itu. Pokok, cabang, daun, dan kulit masing-masing ada kehendak. Dari perjalanan mendampingi lontar sebagai bahan bangunan orang Sabu mengembangkan konstruksi ikat. Ikan menjalin dan menyatukan batang. Seluruh masyarakat tunduk pada peraturan ikatan yang disepakati. 


Buku ini cukup terbuka untuk mereka yang bergerak di dunia membangun, bahwa membangun itu tak hanya membangun untuk, sebagaimana selama ini dianut oleh pemerintah, melainkan juga ada cara membangun bersama. Yang terakhir ini menuntut kesabaran agar sama-sama menyambut perubahan dari kacamata bersama. 


- Prof. Ir. Gunawan Tjahjono, M. Arch., Ph. D

#KenaliNegrimu

Berat Produk100gr
PenulisProf. Ir. Gunawan Tjahjono, M. Arch., Ph. D
HargaRp. 180,000